Home / news / Ratusan Alat Pertanian Siap Membantu, Bupati Yakin Target 3 Musim Tanam Cepat Tercapai

Ratusan Alat Pertanian Siap Membantu, Bupati Yakin Target 3 Musim Tanam Cepat Tercapai


BeraniUsaha.com, PELAIHARI

– Kabupaten Tanahlaut (Tala), di Kalimantan Selatan (Kalsel), menerima fokus istimewa dari pemerintah pusat dalam sektor pertanian.

Bantuan peralihan dan mesin pertanian (alsintan) semakin banyak mengaliri wilayah dengan julukan Bumi Tuntung Pandang tersebut. Menurut catatan media pada hari Kamis (10/4/2025), paling sedikit sudah dicatatkan sebanyak 307 unit alsintan yang diterima.

Ribuan alat pertanian itu adalah sumbangan dari Departemen Pertanian Republik Indonesia kepada para petani di Tala guna meningkatkan ketahanan makanan mereka.

Baru-baru ini, Tala menerima tambahan 86 unit mesin rotavator yang akan digunakan oleh 83 Brigade Pangan (BP) di sepuluh kecamatan di wilayah Tala, tanpa mencakup Kecamatan Batuampar.

Alat itu sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas optimalisasi lahan (oplah) rawa di Tala, khususnya pada proses persiapan area pertanian.

Sejumlah puluhan mesin rotavator itu ditransfer secara resmi oleh Bupati Tala H Rahmat Tiranto kepada 17 kelompok tani pada hari Rabu petang yang lalu, diterima di desa Handilbabirik, kecamatan Bumi Makmur.

Pemberian peralatan pertanian itu sesuai dengan seri acara panen padi secara bersama-sama yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian di Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

Pada beberapa bulan yang lalu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengunjungi Tala untuk memeriksa ladang padi yang akan dipanen serta penataan tanah di Desa Handilmaluka, Kecamatan Kurau.

Momen tersebut, Menteri mengekspresikan penghargaan besar kepada Pemerintah Kabupaten Tala karena telah sungguh-sungguh dalam meningkatkan ketahanan pangan. Karena alasan ini, dia secara langsung memesankan agar staf di bawahnya cepat-cepat menyediakan peralatan pertanian lebih lanjut bagi Tala.

Itu menjadikan bukti yang kuat tentang harapan besar pemerintah pusat terhadap Kabupaten Tala. Daerah ini termasuk salah satu area pertanian utama di Kalimantan Selatan dengan 72% dari luas wilayahnya berupa lahan untuk pertanian dan perkebunan.

Pihak Bupati menyebut bahwa dukungan berupa alat pertanian itu akan memicu antusiasme serta dorongan bagi para petani, tim penggarap lahan, dan semua kelompok tani yang ada di wilayah Tala. Sudah pasti tujuannya adalah agar mereka lebih termotivasi lagi untuk meningkatkan kegiatan bertaninya.

Dia menginginkan agar keyakinan serta semangat tinggi yang dimiliki oleh BP di Kecamatan Bumimakmur (dan Kurau) bisa merambah semua anggota tim pangan beserta para petani di keseluruhan area Tala. Hal tersebut bertujuan supaya bidang pertanian, terutama dalam penanaman hasil panen, di daerah itu makin maju dengan cepat.

Disebutkan pula bahwa Kementerian Pertanian Republik Indonesia sudah memberikan sekitar 307 unit alat pertanian kepada para petani di Tala yang memiliki beragam fungsionalitas.

“Harapan agar mencapai tujuan tiga kali panen dalam satu tahun menjadi lebih terjangkau berkat alat pertanian ini,” ujar H Rahmat.

Dia yakin bahwa keyakinan yang disampaikan oleh pemerintah pusat dapat menghasilkan semangat baru untuk menjadikan Tala sebagai bagian dari daya dukung pertanian nasional guna mencapai kemandirian pangan.

“Selain itu, semua hal tersebut perlu didukung oleh sinergi serta kerja sama yang efektif antara berbagai pihak yang bersangkutan,” menambahkan H Rahmat.

Kelompok petani di Tala yang menjadi bagian dari pasukan pangan sangat bergembira dengan perhatian signifikan dari pemerintahan nasional. Mereka merasa yakin dapat memperbaiki rasio panen mereka (IP). Sebenarnya, bahkan sebelumnya, rasio tersebut sudah mencapai 200 atau sama dengan dua musim tanam dalam satu tahun.

Ketua BP Tunas Sukses Baimbai dari Desa Padangluas, Kecamatan Kurau, Danu Edi Sularso contohnya, menyebutkan bahwa alat pertanian seperti traktor yang sudah diterimanya sejauh ini sangat membantu untuk meningkatkan efisiensi dalam proses penyiangan lahan.

Di fase pengumpulan hasil panen padi, proses tersebut menjadi lebih efisien melalui dukungan dari mesin pemotong gabah atau alat mekanis khusus untuk memanen padi. Setelah penyelesaian panen, area pertanian segera dipersiapkan lagi guna siap digunakan pada musim tanam selanjutnya.


(BeraniUsaha.com/banyu langit roynalendra nareswara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *