BeraniUsaha.com
Terkadang, perasaan kurang percaya diri dapat mendorong kita untuk mengecilkan nilai diri sendiri.
Namun, terdapat metode mudah untuk meningkatkan rasa percaya diri sehingga kita bisa lebih menghormati diri sendiri dan berhenti bersikap pesimis.
Dengan mengadopsi perilaku yang bermanfaat, Anda akan merasa lebih percaya diri dan terhindar dari sikap menjelek-jelekan diri sendiri.
Menurut Psychology Today, jika Anda kerap menghina diri sendiri, melakukan beberapa tindakan kecil bisa meningkatkan rasa percaya diri Anda.
1. Jadilah penasaran
Apabila Anda melihat ada perbedaan diantara pandangan Anda dan orang lain, coba tanggapi hal tersebut dengan sikap penasaran daripada hanya membenarkan atau mentaati saja. Alih-alih segera patuh, ungkapkan minat Anda pada apa yang sedang mereka bicarakan, tetapi jangan abaikan juga pandangan pribadi Anda.
Berdasarkan teori status sosial, kita umumnya lebih memperhatikan pendapat seseorang apabila mereka dipandang memiliki wewenang atau kedudukan yang lebih tinggi dari diri kita. Akan tetapi, disarankan agar seimbang dengan bersikap lebih terbuka dan penuh keterbukaan pikiran, yakni melalui ekspresi minat yang besar akan informasi tersebut, tidak lagi dibayangi oleh struktur hierarkis masyarakat.
2. Jangan biarkan rasa bersalah muncul ketika sesuatu tidak salah dari awal Anda.
Apabila kau yakin bahwa kekeliruan itu bukan menjadi bebanmu, jangan buru-buru menerima tuduhan tersebut atas dirimu sendiri. Mengutuk pihak lain biasanya tak banyak membantu dalam penuntasan persoalan ini. Sebaiknya daripada berusaha mencari tahu siapa pelaku kesalahan, usahakan untuk berkonsentrasi pada upaya-upaya konstruktif serta hasil positif guna menyusun strategi pemecahan masalah tersebut.
3. Dialog Diri yang Menyulitkan
Seringkali, rasa menghormati timbul karena kekhawatiran atas respons yang mungkin diberikan oleh orang lain. Kami cenderung merisaukan dampak kritik atau perselisihan yang bisa terjadi akibat pandangan berbeda. Gagasan semacam ini biasanya lahir dari sejarah pribadi, tetapi bagi dewasa hal tersebut hampir tidak memberi manfaat apa-apa.
Jika Anda merasa terseret ke dalam pemikiran negatif mengenai orang lain, cobalah bertanya kepada diri sendiri, “Ada bukti apa yang saya punya untuk hal ini?” Mungkin saja ada interpretasi alternatif yang lebih logis, dan berdiskusi dengan pihak ketiga yang objektif bisa membantu mendapatkan sudut pandang baru.
4. Minta bantuan
Apabila Anda merasa berada di dalam lingkaran tak lepas dari penghinaan diri sendiri serta kritikan konstan terhadap keberadaan Anda, kemungkinan besar sudah tiba waktunya untuk mendapatkan dukungan ahli. Terapi semacam Compassion-Focused Therapy (CFT) dapat menyediakan area bagi penguatan rasa percaya diri dan perbaikan pembicaraan internal yang bersifat negatif.
Hal ini akan memudahkanmu untuk melakukan tindakan konkret menuju perkembangan positif dan menjadikan diri sebagai orang yang diinginkan. Metode alternatif lainnya, misalnya Terapi Kognitif Perilaku (TKP), fokus pada penantian pemikiran-pemikiran tak bermanfaat tersebut lalu diganti dengan metode berfikir yang lebih bersifat pembentuk dan praktis.
Untuk orang-orang yang menemui tantangan dengan rasa percaya diri akibat luka batin, metode terapi berdasarkan traumaterutama EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing)—dapat menjadi opsi yang amat membantu.




