BeraniUsaha.com
Pedangdut senior Inul Daratista sudah sejak dulu mempekerjakan chef khusus bernama Firhan Ashari untuknya.
Pada video Instagram beberapa hari yang lalu, yaitu tanggal 18 Januari 2025, Firhan mengunggah momen kerjanya di kediaman seorang artis lagu dangdut dari Pasuruan.
Video tersebut menunjukkan Firhan sedang menyajikan aneka hidangan bagi Inul dan keluarganya. Selama bertahun-tahun, dia telah memasak untuk si artis ini ketika ada tamu yang datang ke rumahnya.
“Sudah bertahun-tahun menjadi chef pribadinya Bunda Inul jika sedang bersama teman-temannya Mas Ivan atau Bunda,” tulis Firhan dalam postingan itu.
“Happynya begitu ya kira-kira? SANGATlah Happy sekali. Lalu bagaimana, maukah menjadi teman Mas Ivan?” tanyanya melanjuti.
Sejak ikut serta dalam acara MasterChef Indonesia musim ketujuh, karier Firhan terus berkembang sebagai seorang celebrity chef dan juga chef pribadi.
Dengan postingan di media sosialnya, Firhan sering kali membagikan racikkan makanan khas yang dia ciptakan dan dapat dicoba oleh para pendukungnya. Di samping itu, dirinya pun bertugas sebagai juru masak pribadi bagi Inul dalam kurun waktu lima tahun.
Mengamati karir Firhan, pekerjaannya sebagai chef pribadi mendapat perhatian khusus. Belakangan ini, diskusi mengenai upah Firhan sebagai juru masak pribadi Inul juga ikut mencuri fokus dalam berbagai laporan pers.
Artikel ini akan mengeksplorasi secara mendalam tentang pekerjaan seorang chef pribadi.
Apakah yang dimaksud dengan juru masak pribadi serta tanggung jawab mereka?
Chef pribadi atau dikenal sebagai personal chef dalam bahasa Inggris memiliki perbedaan dibandingkan dengan juru masak keluarga biasanya.
Berdasarkan situs web resmi Akademi Nasional Koki (NCSA) Indonesia pada hari Selasa, 22 Oktober 2024, seorang chef pribadi merupakan koki berpengalaman yang direkrut secara personal untuk menghidangkan masakan bagi seseorang atau sebuah keluarga dalam lingkup tempat tinggal mereka sendiri.
Para koki profesional ini memiliki keahlian dan sertifikat yang membuat mereka layak disebut sebagai chef pribadi.
“Profesi tersebut berkewajiban mengatur, menyiapkan, dan menyuguhkan masakan sesuai dengan selera serta keperluan klien,” demikian tertulis dalam informasi yang terdapat di situs web NCSA Indonesia.
“Jabatan ini melampaui sekadar memasak, namun juga mencakup manajemen gudang kecil, pembelian bahan pangan, serta kadang-kadang menyiapkan hidangan,” jelas tambahan informasi itu.
Bukan sekadar memasak, chef pribadi mempunyai beragam tugas yang harus dilakukan. Namun, tugas-tugas ini mengikuti kebutuhan kliennya.
Berikut tugas chef pribadi:
- Membuat daftar makanan sesuai dengan selera dan ketentuan pola makan klien
- Membeli keperluan pangan dan menegaskan mutunya masih terjaga
- Menghidangkan masakan yang enak cocok untuk keperluan sehari-hari maupun acara spesial.
- Mengecek serta menjamin kebersihan dan keteraturan di dalam dapur.
Apa langkah-langkah untuk menjadi seorang chef pribadi?
Berdasarkan informasi yang diambil langsung dari situs web resmi akademi masak
Le Cordon Bleu
, seorang koki harus melewati berbagai tahapan agar dapat berkembang menjadi chef pribadi.
Berikut adalah tahapan-tahapan yang perlu diikuti untuk menjadi seorang chef pribadi, yakni:
1. Modal keterampilan
Sebagai gantinya dari koki restoran umum, seorang chef pribadi memerlukan keahlian yang unik. Karier ini mengharuskan individu untuk dapat melakukan segalanya dengan baik di hadapan klien.
Seorang chef pribadi perlu memimpin sebuah usaha, menyediakan layanan, bertindak sebagai tuan rumah, serta menata dapur. Oleh karena itu, sekarang ini seorang koki pribadi dituntut untuk memiliki:
- Sikap kreatif
- Mahir mengatur waktu
- Memiliki pengetahuan bisnis
- Mempunyai keterampilan kuliner profesional
- Punya pembawaan ramah
- Harus tampak serba bisa
- Mengatur jam kerja yang lentur.
2. Mengikuti pelatihan
Agar dapat bekerja sebagai chef pribadi, seseorang perlu menempuh pendidikan profesi yang resmi. Dengan melalui proses pembelajaran ini, seorang juru masak mampu memperkuat identitas diri mereka di pasaran dan membujuk calon klien dengan keahlian mereka.
3. Tingkatkan pengalaman
Di luar ikut serta dalam program latihan yang formal, pengetahuan bisa ditambah dengan bekerja langsung di dapur komersial. Makin kerap juru masak tersebut berpengalaman di lingkungan itu, makin bertumbuh pula rasa percaya dirinya.
Sebagai seorang chef pribadi, dibutuhkan antara tiga hingga lima tahun bagi seseorang untuk mengumpulkan pengetahuan dan keterampilan dapur yang diperlukan. Tetapi dalam situasi tertentu, memiliki satu tahun pengalaman di sebuah restoran pun dapat cukup menjadikan mereka sebagai chef pribadi.
4. Mengenali pasar
Di awal karirnya, seorang chef pribadi perlu mengidentifikasi calon klien mereka nantinya. Ada yang merawat selebritas sampai pebisnis.
Selagi mengamati pangsa pasarnya, seorang chef pribadi dapat memperhitungkan jenis masakan serta kebiasaan makan sang klien potensial. Ini akan membantu chef untuk menyelidiki selera, keinginan, dan pola konsumsi makanan dari klien yang dituju.
5. Menarik klien
Pertama-tama, seorang chef pribadi perlu membentuk merek pribadinya serta aktif berada di platform-media sosial. Lewat postingan-postingannya di media sosial, sang chef bisa menjadi lebih dikenal oleh publik secara luas.
Selanjutnya, mereka perlu meningkatkan lingkup pergaulan atau persahabatan mereka. Dengan berkenalan dengan lebih banyak orang, hal ini dapat membuka cakrawala pelanggan potensial dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang siapa sebenarnya para klien tersebut.
5. Perhatikan keuangan
Walaupun modal keuangan yang diperlukan untuk menjadi personal chef lebih rendah daripada memiliki restaurant sendiri, namun masih ada biaya yang harus disiapkan untuk pengeluaran operasional.
Untuk dapat mencapai pelanggan, seorang personal chef memerlukan dana untuk transportasi, biaya bahan makanan, serta upah bagi asisten apabila dibutuhkan.





